GORESAN KRITIS ATAS TULISAN DETIK NEWS DAN POSTINGAN INSTAGRAM
oleh : Hanifa Munandra (302190088)
Informasi yang layak diberitakan diakses melalui
setelah
membaca dan menganalisis berita dari salah satu portal resmi detik news yang
berjudul “Doni Monardo: Kasus Aktif COVID di RI Termasuk yang Tinggi di Dunia”
ini merupakan informasi yang layak untuk di konsumsi oleh publik. Karena dalam
informasi ini memiliki sisi informasi yang aktual, dimana kita ketahui sendiri pernyataan
dari ketua umum satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, ia mengatakan pandemi
COVID-19 sudah melanda Indonesia selama satu tahun namun kasus Covid-19 tak
kunjung melandai. Dan di dalam berita ini juga mengandung informasi yang sangat
memberi dampak bagi publik. Di sini publik bisa mengetahui bagaimana perkembangan
kasus Covid-19 yang terus naik.
Informasi ini
dilengkapi berdasarkan update Corona, kasus aktif di Indonesia berjumlah
sebanyak 176.291. Sedangkan kasus positif bertambah 10.287 sehingga total
menjadi 1.157.837. Kasus sembuh bertambah 10.806 sehingga total menjadi
949.990. Adapun kasus kematian bertambah 163 sehingga total menjadi 31.556. Dalam
artian kita sebagai warga negara harus sadar pentingnya mentaati protokol kesehatan
guna untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Dalam berita ini Doni
Monardo mengatakan strategi untuk
menangkal COVID di tingkat terendah yaitu RT/RW bisa di jadikan sebagai salah
satu strategi baru, namun tetap berbasis pada kolaborasi kesepakatan atas semua
komponen di desa kelurahan sampai tingkat RT/RW.
Informasi yang tidak layak
diberitakan
https://www.instagram.com/p/CKgVzdsj0k-/?igshid=1oerqk3l71y91
Dalam unggahan
video 23 detik terdapat seorang wanita yang mengenakan pakaian jaket berwarna
abu-abu berbulu yang sedang mengucapkan kata yang tidak sopan atau kurang berkenan
untuk didengar. Menurut saya video semacam ini tidak terlalu penting untuk dipublish
dan tidak mendidik bagi kalangan anak muda yang akan meneruskan estafet negeri
ini.
Komentar
Posting Komentar